Selasa, 17 Maret 2020

Hikmah ibadah haji, zakat,dan wakaf dalam kehidupan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakattuh

Nama    : Maulidar Putri Rahayu
Kelas   : X Iis 3 
Absen   : 18 
Guru    : Bu Rizka
Sekolah : SMAN 1 Kab Tangerang

1.HAJI 
a. Pengertian Haji 






Kata haji berasal dari bahasa Arab yang artinya Menyengaja atau menuju. Maksudnya adalah sengaja mengunjungi Baitullah ( Ka'bah ) di Mekah untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT, pada waktu tertentu dan cara cara tertentu secara tertib. Adapun yang dimaksud dengan waktu tertentu ialah bulan bulan haji yang dimulai dari bulan Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Puncak pelaksanaan ibadah haji pada tanggal 9 Dzulhijjah yaitu saat dilangdukadil nya ibadah wukuf di Padang Arafah. Adapun Amal ibadah tertentu ialah Thawaf, sa'i, wukuf, Kanit di mudzaliMuz, melontar jumroh, mahir di Mina dll.

Menurut istilah, haji adalah sengaja mengunjungi Ka'bah dengan niat beribadah pada waktu tertentu dengan syarat dan dengan cara tertentu pula.


b. Hukum haji





Haji merupakan rukun Islam yang kelima.Hukum melaksanakan ibadah haji adalah sajib bagi yang mampu melaksanakan nya, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an surat Al -imran ayat 97. Allah swS berfirman :

فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ 
حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ 

Arab-Latin: Fīhi āyātum bayyinātum maqāmu ibrāhīm, wa man dakhalahụ kāna āminā, wa lillāhi 'alan-nāsi ḥijjul-baiti manistaṭā'a ilaihi sabīlā, wa mang kafara fa innallāha ganiyyun 'anil-'ālamīn 

Arti : adanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.


Apabila ada yang melaksanakan haji lebih dari sekali, hukumnya Sunnah. Hal ini didasarkan pada hadis nabi muhMuham yang diriwayatkan oleh Ibnu Abas 

" Rasulallah Saw. Berkhutbah kepada kami, beliau berkata ' Wahai sekalian manusia, telah diwajibkan haji atas kamu seklian. ' lalu Al aqra bin jabis berdiri kemudian berkata, ' apakah kewajiban haji setiap tahun ya rasulallah ? ' nabi menjawab, ' sekiranya ku katakan ya, tentulah menjadi wajib, dan sekiranya diwajibkan, engkau sekalian tidak akan mampu. Ibadah haji itu sekali saja. Siapa yg menambahi itu bersrbe perbuatan suka rela diatas saja. "

c. Syarat dan Rukun haji 




Syarat haji terbagi kedalam dua bagian, yaitu syarat wajib dan Syarah sah haji syarat haji ialah perbuatan yang harus dipenuhi sebelum ibadah haji dilaksanakan. 
Syarat wajib sdalah sebagai berikut.
1.) Islam 
2.) Berakal ( tidak gila ) 
3.) Baligh
4.) Ada muhrimnya 
5.) Mampu dalam segala hal ( misalnya dalam hal biaya, kesehatan, keamanan, dan nafkah bagi keluarga yang ditinggalkan )

Sedangkan syarat sah haji adalah sebagai berikut 
1.) Islam
2.) Baligh
3.) Berakal
4.) Merdeka

Adapun rukun haji adalah perbuatan yang harus dilaksanakan atau dikerjakan sewaktu melaksanakan ibadah haji. Adapun rukun haji adalah sebagai berikut : 

1) ihram
Ihram adalah berniat mengerjakan ibadah haji atau umrah yang ditandai dengan mengenakan pakaian ihram yang berwarna putih, contoh pakaian nya seperti gambar dibawah ini 

Sambil membaca lafadz, " Labbaika Allahuma hajjan . " " Labbaika allAllah umratan ". Ibadah haji dan umrah harus diawali dengan ihram.

2.) Wukuf
Wukuf, yaitu hadir dipadang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah hingga terbenam


Wukuf adalah bentuk pengasingan diri yang merupakan gambaran bagaimana kelak manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar.

3.) Thawaf 
Adalah berputar mengelilingi Ka'bah dan dilakukan berlawanan dengan arah jarum jam dengan posisi Ka'bah disebelah kiri badan.




Thawaf dimulai dari hajar Aswad diakhiri di hajar Aswad pula, dilakukan sebanyak tujuh kali putaran.
a.) Thawaf Qudum, yaitu Thawaf yang dilakukan ketika jamaah haji baru tiba di Mekah 
b.) Thawaf ifadhah, yaitu Thawaf yang dilakukan pada hari Qurban setelah melontar jumroh Aqabah 
c.)  Thawaf wada', yaitu tawaf oerpiperpi bagi jamaah yang akan meninggalkan Mekah.

Syarat Sah Thawaf 
(1) Niat 
(2) menutup aurat
(3) Suci dari Hads
(4) dilakukan sebanyak 7 kali putaran
(5) dimulai dan diakhiri di hajar Aswad
(6) posisi Ka'bah disebelah kiri orang yang berthawaf 
(7) dilaksanakan didalam Masjidil Haram 

4.) Sa'i 


Sa'i adalah berlari kecil antara bukit Shofa dan bukit Marwah sebanyak 7 kali yang dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwah.

Syarat sah sa'i 
1.) Dilakukan sebanyak tujuh kali putaran
2.) Dilakukan serelas Thawaf ifadhah
3.) Menjalani secara sempurna jarak Shofa dan Marwah 
4.) Dilakukan di tempat sa'i 

5.) Tahallul 


Tahalul adalah mencukur atau memotong rambut kepala sebagian atau seluruhnya minimal tiga jelai rambut.

D.) Jenis haji

1.) Haji Tamattu' 
2.) Haji ifrad
3.) Haji Qiran

E.) Keutamaan Haji 
a. Haji merupakan amal paling utama 
b. Haji merupakan jihad
c. Haji menghapus dosa 
d. Pahala haji adalah surga

2. ZAKAT 
A. Pengertian Zakat
Zakat menurut bahasa ( lughat ) artinya tumbuh, suci, dan berkah. Menurut istilah, zakat adalah pemberian yang wajib diberikan dari harta tertentu, menurut sifat dan ukuran kepada golongan tertentu 


Zakat merupakan salah satu dari lima rukun Islam dan disebutkan secara beriringan dengan kata salat pada 82 ayat Alquran.

B.Hukum Zakat
Allah SWT telah menetapkan hukum wajib atas zakat sebagai salah satu dari lima rukun Islam yang disebut kan di Al-Qur'an.



C. Syarat dan rukun zakat.
Syarat dalam ibadah zakat, yaitu syarat yang berkaitan dengan subjek zakat / muzakki ( orang yang mengeluarkan zakat ) dan objek zakat ( harta yang dizakati ) 
1.) Syarat zakat yang berhubungan dengan subjek atau pelaku adalah sebagai berikut 
a. Islam
b. Merdeka
c. Baligh
d. Berakal

2.) Syarat yang berhubungan dengan jenis harga adalah sebagai berikut
a.) Milik penuh
b.) Berkembang
c.) Mencapai nisab 
d.) Lebih dari kebutuhan pokok
e.) Bebas dari hutang
f.) Berlaku setahun/Haul 

Adapun rukun zakat adalah sebagai berikut : 
1.) Pelepasan atau pengeluaran hak milik sebagian harta yang dikenakan wajib zakat
2.) Penyerahan sebagian harta 
3.) Pemberian terhadap orang yang berhak

D. Hikmah dan keutamaan ibadah zakat.


خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ 
Arab-Latin: Khuż min amwālihim ṣadaqatan tuṭahhiruhum wa tuzakkīhim bihā wa ṣalli 'alaihim, 
inna ṣalātaka sakanul lahum, wallāhu samī'un 'alīm

Terjemah Arti: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Dari penjelasan ayat di atasz bahwa tujuan zakat adalah untuk membersihkan mereka ( pemilik harta ) dari penyakit kikir dan serakah.


3. WAKAF
A. Pengertian Wakaf
 Kata wakaf berasal dari bahasa Arab yang bersrbe menahan ( al-habs ) dan mencegah ( al-man'u ) 


Berdasarkan istilah syar'i wakaf adalah ungkapan yang diartikan penahanan harta milik seseorang kepada orang lain atau kepada lembaga dengan cara menyerahkan benda yg sifatnya kekal ke masyarakat.

B. Hukum wakaf
Hukum wakaf adalah sunnah.

لَن تَنَالُوا۟ ٱلْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا۟ مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَىْءٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٌ 
Arab-Latin: Lan tanālul-birra ḥattā tunfiqụ mimmā tuḥibbụn, wa mā tunfiqụ min syai`in fa innallāha bihī 'alīm
 Terjemah Arti: Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.

C. Rukun dan syarat wakaf .
Rukun wakaf ada 4 yaitu orang yang berwakaf, benda yang di wakafkan, orang yang menerima, dan ikrar 



Sekian blog ini saya buat, maaf bila ada kesalahan kata atau informasi, benar datang nya dari setan benar datang nya dari Allah, jangan lupa komen yaww🥰 sekian dari saya 

Rabu, 06 November 2019

Lebih baik tidak berhijab tapi sopan daripada berhijab tetapi masih mengghibah

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakattuh

Nama                         : Maulidar Putri Rahayu
Kelas                          : X - iis 3
Tanggal.                    :  6 - 10 - 2019
Absen                        : 18
Guru pembimbing. : Bu Rizka 
Sekolah                      : Sman 1 KAB tangerang


Asssalamualaikum semua nya...
Welcome to my Second blogerr... Nah Kita bakal bahas tentang masalah Agama lagi ni, semoga artikel yg Saya tuliskan ini Bermanfaat yaa buat temen temen, okee let get to the list


           Seperti yg Kita Tau ni temen - temen, kadang sebagai manusia yg di penuhi dengan Dosa manusia terkadang lalai atas perintah dari Allah SWT, terutama larangan Allah SWT tentang menggunjing / mengghibah orang lain. Eh tapi Ghibah itu apa si ? Kita bahas yuuk 

• Ghibah 




              Siapa ni yg suka mengghibah teman nya ? Gaboleh ya temen temen.. nah Ghibah itu apa si ? GHIBAH adalah menyebutkan sesuatu yg terdapat pada dari diri seorang Muslim, sedang iya tidak suka baik dalam keadaan sosial, jasmani, agamanya, kekayaan nya, hatinya, Dll. Nah intinya Ghibah itu membicarakan orang tentang sesuatu yg tidak di suka dari orang tersebut.

• Hijab

        Nah sekarang Kita bahas ni apa itu hijab, di antara Kalian pasti udah Ada yg Tau donk pengertian Hijab itu apa ? Dari Wikipedia hijab adalah kata dari bahasa arab yg berarti penghalang. Beberapa negara berbahasa Arab Dan negara negara barat, kata hijab lebih sering di gunakan kepada kerudung yg di gunakan wanita Muslim ( Jilbab ) nah dari kata nya aja Kita udah Tau ni, kalo hijab itu penghalang, yg artinya menghalangi Aurat Kita agar tidak terlihat oleh yg bukan mahram.. karna itu berhijab yukk:)

• Ghibah ? Hijab ? Apa hubungan nya ? 

        Banyak dari pada Kaum Hawa, yg menggunakan hijab tapi masih suka mengghibah sesama Kaum nya atau orang lain yg di cam tidak suka dengan orang tersebut, banyak yg berpikiran " Hijab itu baik untuk Menutup aurat, kenapa yg menggunakan nya malah masih suka berbuat tidak baik ? Mending buka Aja hijab nya ! " Tidak asing bukan di telinga Kita ? Begini lah Pendapat Saya.

• Pendapat Saya




  
       Ya seperti gambar di atas " Hijab Dan akhlak adalah 2 Hal yg berbeda " mengapa demikian ? Hijab merupakan KEWAJIBAN  setiap muslimin seperti pada Surat Q.S Al - Ahzab / 33 : 59 atas perintah wanita Menutup aurat, tapi di Sana tidak tertera bahwa yg akhlak nya buruk tidak berhijab ?  

       Perempumaan berhijab ialah bersekolah, sekolah merupakan KEWAJIBAN setiap anak, tapi apakah di sekolah semua murid langsung Pintar begitu saja ? Tidak Kan ? Semua butuh proses agar lebih baik. Bila Ada yg mengatakan " mending gausah make hijab kalo masih belum bener " sama saja mereka mengatakan " tidak usah punya lidah bila ucapan nya belum bener " iya Kan ? 

       Bila Ada teman mu yg berhijab Tapi masih suka mengghibah orang lain, jangan salahkan hijab nya tapi tegurlah, Bantu dia perbaiki ahklak nya bukan malah di hujat, itu Akan membuat dia semakin tidak yakin untuk mempertahankan hijab nya.


• Larangan Mengghibah




   
          Wahai muslimah, sadar Akan Larangan Mengghibah,seperti hadist di atas Ghibah merupakan riba paling besar.. mulai sekarang berhenti menggunjing Dan mengghibah orang lain, syukuri yg kamu miliki, biarkan itu hidupnya.. Kita hanya cukup mengingatkan Akan kebaikan


• Gambaran orang yg mengghibah 


          
           Allah ‘azza wa jalla berfirman,
وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ
Dan janganlah kalian saling menggunjing. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang” (QS. Al-Hujurat: 12 ) 

     Yaps seperti Ayat di atas menjelaskan bahwa orang yg mengghibah sama sama memakan daging bangkai saudara nya yg sudah mati.. pasti jijik Kan ? 

     Akan Ada Masa nya para muslimah Akan berkaca pada hijab yg ia kenakan, Akan datang muslimin Akan merasa malu pada Kain suci yg ia kenakan, Dan dengan itu ia Akan Merubah perilaku nya Aamiin... 

KARNA BUNGA PUN BUTUH WAKTU UNTUK MEKAR, BEGITU JUGA MUSLIMAH BUTUH WAKTU UNTUK MENJADI LEBIH BAIK


   Segini Dulu ya Artikel dari aku, maaf kalo banyak Typo Dan lain - lain TERIMAKASIH untuk yg sudah membaca semoga Bermanfaat 💓







Rabu, 30 Oktober 2019

Berbusana Muslim Dan muslimah cermin kepribadian Dan keindahan

       Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakattuh

Nama                          :  Maulidar Putri Rahayu
No Absen                   :   18
kelas                           :   X - iis 3 ( 10 iis 3 )
Mapel                         :  Agama islam
Guru pembimbing  :  Bu Rizka Susilawati M.pd
Hari / Tanggal          :   30 - 10 - 2019




  Assalamualaikum temen muslimin Dan muslimah, Welcome to my First Blogger.. di Sini Saya akan membuat Blog tentang Memahami Dalil Menutup Aurat, Selamat membaca Dan semoga Bermanfaat untuk Kita semua Aamiin let get to the list....

A. Aurat
        


        Nah sebelum mendalami tentang Dalil menutup Aurat, Kalian udah Tau belum Arti Aurat itu ? Aurat yg di ambil dari kata عورة  yg artinya segala perkara yg di rasa malu. Sedangkan secara istilah, Aurat adalah segala sesuatu yg dapat menjadikan seseorang malu untuk mendapatkan aib ( Cacat ), entah bagian tubuh, perkataan, sikap ataupun tindakan. Selain itu Aurat juga memiliki arti secara umum yaitu dapat di artikan sebagai suatu Hal yg tidak boleh di tampakkan. Nah jadi kesimpulan nya Aurat itu suatu Hal yg harus Kita tutupi. Jadi begitulah Pengertian singkat tentang aurat, lanjut ke pembahasan berikutnya... 


B. Hukum meburup aurat itu apa sih ? 



          Tadikan udah bahas tentang Pengertian Aurat, nah sekarang Kita bahas nih hukum Menutup aurat, pasti udah Tau donk hukum Menutup aurat itu apa ? Yapss Hukum Menutup aurat itu WAJIB. Baik yg ikhwan ( laki laki ) maupun yg akhwat ( perempuan ) wajib hukum nya Menutup aurat karna sama saja menjaga kehormatan nya.

C. Aurat perempuan itu apa Aja ? 

          
            
              Kan udah Tau nih kalo hukum Menutup aurat itu WAJIB, Nah sekarang Kita mau bahasa tentang Apa Aja sihh Aurat perempuan itu ? Ada banyak pendapat Dan Pandangan terhadap Hal ini berikut Pandangan padangan nya 

  1. Mazhab Hanafi 
    Menurut pendapat yang paling rajih di kalangan ulama Hanafi, aurat mereka adalah di seluruh anggota tubuh hingga sampai rambutnya yang terurai, kecuali muka, kedua telapak tangan, dan kedua telapak kaki (pergelangan hingga ujung kaki) , baik bagian luar telapak kaki atau telapak tangan itu maupun bagian dalamnya. Ini pendapat yang mu'tamad karena darurat.
    Menurut pendapat yang mu'tamad, kedua telapak kaki (pergelangan hingga ujung kaki) bukan termasuk aurat shalat. Tetapi pendapat yang shahih keduanya adalah aurat, baik dilihat ataupun disentuh tetap tidak diperbolehkan. Hal ini berdasarkan firman Allah 

    "........dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya........" (QS. An-Nuur :31)
    Tempat perhiasan yang dzahir adalah muka dan telapak tangan sebagaimana hadist Rasulullah SAW dari sahabat Ibnu Mas'ud 
  2. Mazhab Maliki 
    Aurat berat (mughaladzah) bagi wanita adalah seluruh badan kecuali dada, tepi kepala, kedua belah tangan dan kedua belah kaki. Adapun punggung yang searah dengan dada maka hukumnya sama dengan dada. Dalam keadaan shalat jika terbuka aurat mukhaffafahnya yaitu dada, atau sebagian darinya, atau bagian luar telapak kaki bukan bagian dalamnya maka shalatnya harus diulangi. 
    Seluruh tubuh wanita wajib ditutup ketika berada di hadapan lelaki asing kecuali bagian wajah dan kedua telapak tangan. Meskipun wajah dan telapak tangan bukanlah aurat tetapi wajib juga ditutup supaya tidak menimbulkan fitnah. Dari uraian tadi aurat wanita dalam shalat terdiri 2 yaitu aurat berat (mugholadzoh) dan aurat ringan (mukhaffafah). 
    Aurat berat wanita adalah seluruh tubuh kecuali kaki, tangan, dada dan punggung yang searah dengan dada. Aurat ringan terdiri dari seluruh tubuhnya kecuali muka dan kedua belah tapak tangannya. Melihat aurat ketika terbuka hukumnya haram, sekalipun tidak menimbulkan syahwat. Tetapi melihatnya ketika tertutup, hukumnya boleh. Kecuali dengan cara mengintip dari sebelah atas penutupnya, maka hukumnya tidak boleh. 
    Aurat wanita ketika berada di hadapan lelaki asing adalah seluruh badan kecuali muka dan kedua telapak tangan. Ketika di hadapan mahram adalah seluruh tubuh kecuali muka, leher, kepala, kedua belah tangan dan kedua belah kaki. Tetapi jika dikhawatirkan menimbulkan syahwat maka hukumnya haram. 
    Untuk sesama wanita, mereka boleh dilihat selain yang berada di antara pusar dan lutut. Dalam kitab Kifayaat al-Thalib, Abu Hasan al-Malikiy menyatakan. "Aurat wanita merdeka adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan...." Aurat budak wanita sama dengan aurat lelaki. Yaitu antara pusar dan lutut.
  3. Mazhab Syafi'i 
    Aurat wanita adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan kedua telapak tangan, baik telapak tangan bagian belakang atau bagian dalam yang meliputi ujung jari hingga ke pergelangan tangan. Berdasar firman Allah SWT 
  4. Mazhab Hambali 
    Aurat wanita menurut Hanabilah adalah seluruh tubuh kecuali muka. Tetapi menurut pendapat yang rajih di kalangan ulama, kedua telapak tangan juga tidak termasuk aurat. Berdasar firman Allah SWT, 

    "........dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya........" (QS. An-Nuur :31) 
Nah menurut beberapa Pendapat Dan Pandangan dari berbagai Mahzab di atas, kebanyakan menyatakan bahwa Aurat perempuan adalah seluruh tubuh dari Ujung kepala sampai kaki, kecuali Wajah Dan telapak tangan jadi sebagai muslimah yg baik Kita harus Menutup aurat dengan baik.

D. Laki laki juga punya Aurat ? 

       

     Bukan cuma perempuan loh yg punya Aurat, tapi laki - laki atau Kaum Adam juga memiliki Aurat, Loh ? Aurat laki laki itu apa Aja emang ? Aurat laki laki Itu mulai dari bawah pusar sampai lutut, Bagian tubuh itu merupakan Bagian Aurat bagi laki laki jadi sebenernya laki laki di larang menggunakan Celana pendek di Atas lutut, karna sama saja membuka auratnya.

E. Wajah perempuan itu Aurat bukan sih ? 



  
      Kalian pernah liat ga sih perempuan yg Menutup Wajah nya dengan cadar ? Pernah terpikirkan ga, Wajah itu Aurat bukan sih ? Seperti penjelasan di atas sebelum nya, banyak Pandangan Dan Pendapat tentang ini Menurut Mazhab Hanafi Wajah wanita bukan lah Aurat, namun memakai Cadar hukum nya Sunnah ( dianjurkan ) Dan menjadi wajib ketika menimbulkan fitnah, menurut Mazhab Maliki Wajah perempuan bukan lah Aurat, namun memakai Cadar hukum nya Sunnah ( di anjurkan ) Dan wajib ketika menimbulkan fitnah bahkan Sebagian ajaran Maliki berpendapat seluruh tubuh wanita adalah aueat, menurut Mazhab Syafi'i Aurat wanita di depan lelaki ajnabi ( bukan mahram ) adalah seluruh tubuh,sehingga wajib bagi Wanita  memakai Cadar di hadapan lelaki Ajnabi, menurut Mazhab Hanbali setiap bagian tubuh adalah Aurat termasuk Kukunya Pula.

Jadi kesimpulan nya, orang orang yang memakai Cadar merupakan orang yg menjalankan Sunnah di Mazhab nya masing masing .

F. Dalil Menutup Aurat 


       

         Nah sekarang Kita bahas tentang Dalil Menutup aurat, banyak Dalil Dan hadist yg menyatakan tentang menutup Aurat salah satunya yaitu

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ 
Arab-Latin: wa qul lil-mu`mināti yagḍuḍna min abṣārihinna wa yaḥfaẓna furụjahunna wa lā yubdīna zīnatahunna illā mā ẓahara min-hā walyaḍribna bikhumurihinna 'alā juyụbihinna wa lā yubdīna zīnatahunna illā libu'ụlatihinna au ābā`ihinna au ābā`i bu'ụlatihinna au abnā`ihinna au abnā`i bu'ụlatihinna au ikhwānihinna au banī ikhwānihinna au banī akhawātihinna au nisā`ihinna au mā malakat aimānuhunna awittābi'īna gairi ulil-irbati minar-rijāli awiṭ-ṭiflillażīna lam yaẓ-harụ 'alā 'aurātin-nisā`i wa lā yaḍribna bi`arjulihinna liyu'lama mā yukhfīna min zīnatihinn, wa tụbū ilallāhi jamī'an ayyuhal-mu`minụna la'allakum tufliḥụn 

Terjemah Arti: Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. — Surat An-Nur Ayat 31

 Nah Sekian blog dari Saya semkga Bermanfaat Sekian dari Saya Wassalamualaikum wr wb.